Monday, November 21, 2016

Tips kesehatan - Deodoran: menahan bau atau makin bau?

Halo temans,

Apa kabar? Semoga lancar selalu dan selalu diberkati Tuhan.

Kali ini mau bahas mengenai deodoran (arti sebenarnya adalah “pencegah bau”). Kalo lihat iklan nya di tipi2 kok kayaknya keren abis ya? Seorang cowok yang BB nya luar biasa memakai deodoran, langsung para cewek tergila-gila karena BB nya hilang. Padahal ya memang cowoknya ganteng. Coba cowok nya jelek mau pake deodorant apapun ya ga ngepek kaleh. wkwkkwkw...maap-maap hanya bercanda. Tidak ada orang yang jelek karena kita semua ciptaan Tuhan.  Amin sodara sodara? :)

Kembali ke topik, bagaimanakah fungsi deodoran ini sehingga bisa menghilangkan bau? Banyak orang yang mungkin tidak tahu bahwa deodoran biasanya adalah antiperspirants atau anti keringat. Bau badan disebabkan oleh  keringat yang diungkepin dalam ketek dan membuat bakteri berkembang biak di sono. So untuk mencegah kita berkeringat, deodoran ini menggunakan aluminium yang fungsinya menutup pori2 anda supaya tidak keringatan. (ya, anda tidak salah baca. Logam aluminium).

Ini sangat tidak sehat karena di mana-mana kalo suatu saluran pengeluaran disumbat, nanti waktu dibuka bakal meluber ke mana-mana. Bayangkan saluran pembuangan air di rumah di tutup dengan semen, kemudian setelah 1 bulan silahkan dibuka.  Saya jamin anda lari 100 km hanya untuk menghindari baunya. Belum lagi ada unsur kimia yang namanya Triclosan yang membunuh semua bakteri, padahal tidak semua bakteri itu jahat.

Saya sendiri dulu sempat pakai deodoran selama beberapa waktu. Kemudian saya bingung kok saat saya tidak pakai, BB saya jadi tidak karuan. Biasanya hanya kecut-kecut asem sekarang jadi tengik kayak bawang busuk. Kemudian saya putuskan untuk stop pakai deodoran (padahal udah beli 6 biji dalam 1 pack). Setelah beberapa minggu, kondisi saya kembali normal dan bau ketek hilang lah sudah.

Jadi bagi para penderita BB, sebisa mungkin jangan menggunakan deodoran. Deodoran hanyalah menutup bau, bukan menyembuhkan BB anda. Belum lagi saat efek nya habis, maka giliran baju anda akan bau nya luar biasa dan sangat sulit dihilangkan.

Untung ada yang namanya vinegar alias cuka. Ga usah beli merk bagus2, cukup beli yang murahan aja kayak yang di samping ini. Tapi jangan pake cuka makan yang buat bakso ya...hehehe...

Jadi kalau ada baju yang terkena BB dan baunya tidak bisa hilang walaupun dicuci berkali-kali, silahkan direndam dulu dalam air cuka karena deterjen dan pewangi saja tidak akan cukup. Oleskan cuka langsung pada bagian yang bau nya cukup menusuk, diamkan 10-15 menit, kemudian cucilah seperti biasa. Saya jamin baunya pasti hilang. Saya juga membaca bahwa cuka ini bisa membantu juga untuk menghilangkan BB anda sendiri dengan mengoleskan nya pada ketiak anda. Pastikan anda tes sedikit untuk memastikan anda tidak punya alergi atau reaksi yang tidak nyaman.


Ok, itulah sekelumit advice dari saya. Semoga membantu. Tuhan memberkati.

Friday, November 4, 2016

Tips membersihkan lapisan karet yang lengket

Halo sobat lifehackers!

apa kabar? kali ini mau membicarakan tentang bagaimana membersihkan lapisan karet yang lengket. Hal ini kebanyakan terjadi di negara tropis seperti negara kita ini. Padahal kalo di luar negeri saya ga pernah menghadapi masalah seperti ini. Kalo yang masih belum menderita problem menjengkelkan ini. Speaker saya mengalami problem yang sama. Kalau anda tidak ada gambaran, perhatikan lapisan karet di kamera ini. Lengket2 dibagian yang hitam kayak permen karet.

Dulu sebelum saya mengerti "obat" nya, biasanya kalo sudah lengket gini pasti barang nya saya buang. Ternyata, terima kasih kepada internet dan mbah Gugel, ada beberapa cara untuk mengembalikan kondisi barang (hampir) seperti sediakala.

Caranya gampang, sediakan 1 botol alkohol pembersih luka, 70% sudah lebih dari cukup. Kemudian ambillah tissue atau kapas, kemudian celupkan ke dalam alcohol dan peras sisanya kembali ke dalam botol. Usaplah karet yang lengket tersebut sampai bersih. Alcohol akan membersihkan lapisan lengket itu. Anda akan melihat bahwa tissue atau kapas anda menjadi hitam (tergantung warna karetnya ya). Bila proses ini anda lakukan 1 kali dan masih saja lengket, silahkan diulang berkali-kali sampai bersih. Kalau sudah terlalu parah, saya anjurkan pakai kertas / tissue dapur dulu untuk membuang lapisan yang paling atas. Kemudian baru dilakukan proses dengan alcohol ini.Saya lakukan sekitar 3 kali pada speaker saya, dan hasilnya sangat memuaskan. Speaker saya sudah tidak lengket lagi, dan warnanya tidak terlalu pudar.

 Jangan menggunakan acetone (cairan pembersih cat kuku alias kutek) karena akan menghancurkan lapisan plastik di bawahnya juga. Ada yang menganjurkan memakai bedak talkum, tapi ini tidak saya coba karena cukup merepotkan dan berantakan karena bedak akan berhamburan ke mana-mana. Jadi saya sarankan tetap memakai alcohol saja. (pembersih luka ya, bukan minuman keras.)

Selamat mencoba dan semoga informasi ini berguna. Merdeka! Tuhan memberkati.