Thursday, September 7, 2017

Obat tradisional Negara Tirai Bambu yang dahsyat

Halo sobat dan temans,

kali ini mau share sedikit mengenai obat dari China yang hebat sekali khasiatnya. Namanya Ching Wan Hung. Kalo ga bisa baca, cukup bawa aja fotonya ke toko obat Chinese, nanti pasti diberikan kepada anda. Harga tidak mahal sampai harus jual ginjal, paling cuma 30-40 ribu di toko-toko terdekat.


Ini pengalaman saya sendiri, waktu menggoreng telur dengan menggunakan panci kecil. Saat membersihkan panci dengan tissue, jari telunjuk saya terkena bagian panci yang sangat panas karena pegangan nya terlalu pendek. Saat menjerit2 kesakitan ga karuan, saya ingat pernah beli salep ini di toko obat. Cepat2 saya suruh istri saya mengambilnya dan mengoleskan pada jari saya.

Saat obatnya bekerja, rasanya cukup sakit karena serasa ditusuk beribu-ribu jarum. Tapi setelah beberapa menit, sakit nya hilang dan jari menjadi mati rasa. Yang sangat luar biasa nya, jari saya tidak melepuh sama sekali. Padahal panas nya panci saat itu pada posisi baru selesai memasak. Sampai sekarang tidak ada bekas nya, dan tidak sakit juga.

Jadi saya mohon, kepada bapak Presiden tercinta, mohon larangan import jangan terlalu keras. Selama produk Indonesia belum bisa menghasilkan produk yang sama khasiatnya, tolong jangan terlalu ditinggikan pajak import nya atau bahkan dilarang masuk.

Terima kasih. Merdeka !! Salam damai, NKRI harga mati!!!

Sunday, September 3, 2017

Calya di tanjakan? Pikir2 dulu deh.

Halo sobat dan temans,

lama tak jumpa. hehehe..maaf udah lama ga nulis...

kali ini mau share kejadian yang serem-serem sedap punya mobil ini. Kemarin pengalaman ke Batu, GPS saya  "menyesatkan" dengan dibawa ke jalan yang gak lazim, yang saya pikir lebih dekat.

Saran saya, jangan percaya GPS langsung, btw. Aku pikir GPS pasti maknyus punya jadi ga perlu di cek. Ternyata benar2 suatu kesalahan besar.

Memang jalan yang kita lalui lebih sepi, tapi kita dibawa menuju ke suatu rute yang sangat super seram bernaman jalan Gerilya. Ini benar-benar area jalan yang sangat sulit dilewati, sesuai dengan namanya.

Tanjakan terjal, jalan sangat sempit, dan sangat panjang. Belum banyak sepeda motor yang berhenti di kiri kanan jalan, padahal sudah hampir tidak mungkin dilewati 1 mobil saja.

Saya mencoba mematikan AC dan hanya pakai gigi 1. Itupun hampir tidak kuat menaiki tanjakan yang sangat curam. Saya sampai harus berhenti di suatu tempat karena sudah tercium bau gosong, yang mungkin berasal dari ban atau mesin.

Setelah hampir 1 jam di sana, akhirnya kami dapat keluar dari jalan tersebut dengan selamat. Ternyata benar-benar jalan memutar untuk mencapai tujuan kami di BNS.

Saran saya, mobil ini jangan dipakai untuk perjalanan keluar kota yang akan melalui jalan terjal. Walaupun cc mobil 1200, tapi daya mesin tidak cukup kuat untuk tanjakan. Untung saya hanya bersama istri dan barang-barang, tidak ada penumpang lain di dalam mobil. Kalau tidak, saya tidak yakin kita bisa keluar dari jalan gerilya tersebut.

Begitu tulisan dari saya, semoga bermanfaat :)

salam damai, merdeka!