Wednesday, January 3, 2018

Tips bagi traveler yang kurang pengalaman (kayak saya)

Halo temans,

kali ini mau share sedikit tips tentang jalan-jalan ke luar negeri..Kami baru-baru ini mengunjungi negara jiran. Saya ini pengalaman traveling nya tanpa travel agent agak kurang, sehingga ada beberapa kejadian yang kurang menyenangkan saat di sana. Di bawah ini ada beberapa saran untuk menghindari hal2 tersebut.


  • Belilah SIM Card lokal dengan data. Akan sangat berguna untuk mencari tempat, mengakses peta online, dan juga menggunakan taxi online untuk menghindari supir taxi yang terkadang menipu penumpang (terutama turis)
  • Gunakan Sim Card Indonesia yang  memiliki jaringan di luar negeri, seperti 3 (Three). Saya perlu menggunakan kartu kredit, dan ternyata membutuhkan konfirmasi dengan SMS. Tsel tidak ada sinyal, sedangkan 3 secara otomatis menggunakan jaringan lokal.
  • Gunakan online map yang cukup terkenal seperti Waze atau Google maps, sehingga bisa membantu misalnya anda sudah bingung mau ke mana. 
  • Lakukan riset yang cukup saat akan bepergian ke suatu kota untuk aktivitas yang dapat dilakukan. Kami agak bosan saat di Penang karena tidak banyak yang bisa dilakukan selain makan. Saya juga cukup menyesal mampir dulu ke KL hanya 1 hari, karena pada akhirnya kami cuma tidur saja di sana tanpa sempat berjalan-jalan.
  • Jangan percaya 100% pada rating yang diberikan oleh app. Kami cukup kecewa pada 2 hotel yang diberi rating  4.5/5 bahkan 4.6/5 oleh para anggota apps tersebut. Ada isu bahwa mereka membayar orang atau menggunakan akun palsu untuk memberikan rating tinggi tersebut.
  • Bawalah uang lebih, jangan terlalu pas, karena akan ada pengeluaran tak terduga. Lebih baik kalau membawa uang yang mudah ditukarkan di luar negeri, seperti US Dollar. Rupiah benar2 tidak laku di luar negeri. Sedihnya… T___T
  • Kalau anda menggunakan pesawat, carilah penerbangan yang terdekat dari kota terakhir pada perjalanan anda. Jangan seperti saya, yang terbang pulang dari Kuala Lumpur dari Melaka. Kita naik bis berjam-2, kemudian harus naik kereta api cepat lagi. Biaya transport jadi mahal abis. Kita juga tidak mencari jadwal bis yang ternyata ada langsung menuju KLIA.
  • Perhatikan detil perjalanan. Kalau bisa book dan bayar semuanya di awal perjalanan, terutama bagasi pada penerbangan murah. Saya harus membayar jauh lebih mahal saat akan terbang dibanding dengan saat saya membeli tiket beberapa minggu sebelumnya. (330 ribu vs 245 ribu)
  • Perhatikan jarak antara hotel dengan airport, terminal bis, kereta api dsb. Saya tidak memperhatikan jarak hotel dengan airport, sehingga harus membayar taxi sebesar 50 ringgit lebih sewaktu di Kuala Lumpur.
  • Apabila anda sangat membenci asap rokok, pastikan anda memilih opsi “No Smoking” saat mengebook hotel. Saya tidak memperhatikannya, jadi di salah 1 hotel di Malaysia kami dapat mencium asap rokok di kamar dan di lorong hotel. Sangat tidak menyenangkan pol.

Sekian dulu dari saya, semoga bisa membantu anda saat travelling. Salam damai. Merdeka!!!